Sejumlah Sajak Hafid Triatmo “Ungke Senja” dari Kolaka

Standar

ungke

Penyair Hafid Triatmo “Ungke Senja”

PERANG MALAM KATA

unggun api telah padam. bara berjuang digempur dingin, melepas luka dalam rupa asap menerpa wajahku yang masih membaca isyarat suasana. Di sekitarku suara jangkrik keras protes pada perbincangan mereka tentang perempuan yang ditelanjangi kata-kata dan juga tentang lelaki yang dimatikan prosesnya.

terasa tangan sajak memeluk cuaca namun aku gagal memahami makna dari sentuhannya hingga dia melepasku dalam gerutu lalu lebur dalam sengit pertempuran.

bara telah jadi abu dalam lembaran buku sehingga samar terbaca kekalahan dan keterasingan dari peperangan malam kata

Ungke, Auditorium USN, Kolaka, 2015

AKU DIMATIKAN

perjalanku akan sampai pada titik tertentu, di mana proses dan ilmu bukan lagi apa yang dipahami melainkan didekap dalam sunyi.

sayap malam telah mengepak prosesnya. demikian pula aku. namun mendung adalah niat yang tak terduga datangnya, melesatkan selaksa anak panah hingga sayap malam dan prosesku terluka parah, sementara kehidupan di sekitarku mengalir begitu saja.

adakah yang lebih abadi dari proses? malam menuju pagi adalah proses, rahim menuju nisan adalah proses, mengapa harus dimatikan, bukankah itu melanggar apa yang telah ditentukanNya?

hak tiap-tiap kita mencari proses tetapi bukan berarti kita berhak mematikan proses seseorang, biarkan prosesku mencari jalannya cukup menyingkir saja jika tak suka, bukan memanahnya.

Ungke, Kolaka 2015

KETIKA MENONTON BERITA

sapaan angin singgah sejenak menari di wajahku yang nyaris retak ditetak waktu klasik.

selalu tentang pengembaraan aksara tentang pembunuhan kata tentang pergulatan makna tentang bagaimana berbahasa.
di luar sana aksara telah jadi sengketa kata telah jadi armada makna telah jadi senjata dan berbahasa telah jadi keranda.

aku masih mengembara di alam pemikiran sementara waktu menguntit dengan seringai nisan.

Ungke, Kolaka, 2012

NASEHAT SEORANG COPET

Dik, Mari kita tertawai cita-cita tinggi. Yang hanya jadi beban dan tidak membuat kenyang perut hari ini. Malah utang numpuk sana-sini. Karena kita hanyalah tukang copet.

Tak usah perdulikan kata orang-orang tentang kita, yang nyaris jadi anjing liar di belantara kota. Sebab merekalah yang melantik kita jadi copet. Tidak usah malu, tetap tegakkan kepala dan kencangkan lari tentunya.

Mari dik, kita ejek saja bangku sekolah, yang banyak menciptakan copet berdasi saingan kita Jangan ragukan kemampuan mereka, sekali nyopet, negara gulung tikar. Kita juga mesti bersyukur dik karena mereka lebih tenar. Sehingga kamera dan tinta lebih memilih ketokohan mereka, hingga privasi kita tetap aman.

Sebelum catatan ini berakhir, saya ingin menekankan padamu sekali lagi dik. Setelah berbincang denganku, periksalah dompetmu sebelum berlalu.

Salam copet.

MIEN

Mien. Setelah suara daun sakura menyapaku
Dalam guguran rindu, waktu pun jelma gerimis

Lalu wajahmu yang pagi
Mengekalkan perjalanan musim semi
Sehingga tubuh melupa sepi

Mien. Ketika sakura dan ageha tumbuh subur di hati Maka kucipta juga sajak ini untukmu

Kolaka, 2012

DI BERANDA NISAN

Kubayangkan dunia mengabur di mata: bulan, matahari tidur.
Kubayangkan hujan jatuh di beranda: riuh, gemuruh gempur.
Kubayangkan rumah digoda airmata: gigil, dia basah.
Dalam semua itu, kuajak kalian menyatu di perjamuan nisan terakhir.

Kolaka, 2012

HAFID TRIADMO “UNGKE SENJA” lahir tanggal 17 Juni 1985 adalah seorang penyair dan pengamen jalanan di Kolaka. Ia mengamen di banyak kawasan di Kolaka, sambil menjadi sumur inspirasi puisinya. Ia pernah bergiat di Teater Anakia Kolaka dan saat ini aktif di Teater Kolaka (Teko).

About syaifuddingani

SYAIFUDDIN GANI lahir di Kampung Salubulung, Mambi, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, September 1978. Bergiat di Teater Sendiri Kendari. Sajak-sajaknya dimuat diberbagai majalah sastra, Koran, dan antologi bersama. Bulan Agustus 2009, mengikuti Perogram Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) bidang Esai. Bekerja di Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Memiliki istri dan satu anak yang dicintai. Email: om_puding@yahoo.com dan HP 081341677013.Kumpulan sajak tunggalnya Surat dari Matahari (Komodo Books) terbit April 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s