Kota Lama

Standar

:untuk sahabat Arif Relano Oba & Kamilus Nara Odung yang Pergi

Teater Kota Lama dikremasi usia
Dikafani masa silam renta
Jalanan umpama lingkaran gaib
Janji ajaib jawaban menyalib

Dulu diputar film hitam putih
Orang-orang dari labirin tatih
Menuruni bukit dilumuri lakon sedih
Bagai mengungkit hidup pipih

13054_1067214978764_1777768273_131741_1125139_n

Yang Terang Yang Temaram karya Arif Renalo Oba (Koleksi Arif Relano Oba)

Ada adegan komedi bagi hidup terkebiri
Agar nasib bukan semata dirongrong nyeri
Sebongkah batu terkurung
Terus dirundung murung

Kini diputar film melankolis
Tubuh renta dikafani gamis
Ada yang melambai arif serupa darwis
Inggomiu1, coblos aku nasibmu berubah drastis

Emas berwarna pucat di rumah Tiongkhoa
Mengerut di ruko-ruko tua lara
Los-los rawan dan rumah Wuna
Terpana dan tertawan rencana dunia

Siapa yang abai setitik Nur
Kepada siapa tertambat doa leluhur
Siapa lalai silsilah airmata tercucur
Kepada siapa kami bertanya duhai pak gubernur?

images

Kaki-kaki Ode mengayuh waktu
Peluh-peluh doa untuk nasib piatu
Oh kota kata dan wajah bebal
Hidup dilumuti proklamasi banal

Kapan hidup berbaju baharu
Mata ruhani semakin ragu
Anak-cucu bangun gedung baru
Kami semakin layu dianggap sambil lalu

13054_1067213738733_1777768273_131739_4225801_n

Kota Lama karya Arif Relano Oba (Koleksi Arif Relano Oba)

Kami bentangkan warna-warni tabere2
Dari selendang cinta Puteri Konawe3
Oheo hidup kau kutuk warna satu
Satu Sultra untuk Sultra satu4

Di teater, berpusar ribuan lelakon
Penoton tertawa, sedih dikibuli lelucon
Kota Lama disihir jadi cantik konon
Ama5, kami sudah tua dalam sejarah jargon

Ina menjual ikan dari lorong ke lorong
Ode panggul karung dari dermaga ke kapal
Siapa hidupnya bergulir dari bohong ke bohong
Ale, alamat terlunta di sirene ajal

Siang terawang uang malam kenangan utang
Ale, hidup semata bukan malam dan siang
Anak cucu jangan dimabuk kefanaan
Dipersunting kekuasaan terpesona keduniawian

url

Sumber: baubaupos.com

 

Sope-sope berlayar sendiri
Angkut kopra, ikan, dan nasib sendiri
Di Tapitapi, Bajo pelihara laut sendiri
Wakil rakyat dan pemerintah bualan sendiri

Matahari memang yang itu-itu saja
Tetapi waktu bergulir, nasib bergilir
Orang tua uzur dan fakir
Anak-cucu tertawan janji selamanya

Anaway engkau lahir dari rahim yang papa
Tumbuh dalam gendongan Konawe yang nestapa
Setelah besar engkau hijrah ke bungalo
Engkau ke mana, aku hanya menemukan senyummu dari baliho ke baliho

11443_1169512559329_1273429932_30407497_3411750_n

Rumah Kenangan karya Arif Relano Oba (Koleksi Arif Relano Oba)

Kota Lama sejarah tua air mata dan nasib bangkrut
Kota baru tak kunjung lahir dan punya nama
Jika Teluk Kendari bersolek lumpur jadi kubur rencana
Nafasku nafasmu jadi ranum laut harum maut

Kota Lama masa silam kenangan
Kota kanak-kanak belulang nenek moyang
Kawan, jika jembatan Talia terbentang
Aku menua kau menua, namaku namamu jadi titian

Kota Lama makam keemasan
Di pucuk gereja, genta mengirim ayat-ayat ke lautan
Di menara masjid, azan serukan firman ke daratan
Di pekuburan, doa-doa diam, namamu namaku meleleh dalam kefanaan

Kota Lama, Kendari, 21 Desember 2009 &18 Februari 2013

[1] Inggomiu adalah sapaan halus dalam bahasa Tolaki yang berarti kalian atau kamu
[2] Kain khas suku Tolaki yang dirajut dari perca-perca kain aneka warna
[3] Puteri Konawe yang dimaksud adalah Anaway Ngguluri dalam mitos Oheo
[4] Jargon politik salah satu pasangan cagub di Sultra
[5] Panggilan khas Tolaki untuk ayah

About syaifuddingani

SYAIFUDDIN GANI lahir di Kampung Salubulung, Mambi, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, September 1978. Bergiat di Teater Sendiri Kendari. Sajak-sajaknya dimuat diberbagai majalah sastra, Koran, dan antologi bersama. Bulan Agustus 2009, mengikuti Perogram Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) bidang Esai. Bekerja di Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Memiliki istri dan satu anak yang dicintai. Email: om_puding@yahoo.com dan HP 081341677013.Kumpulan sajak tunggalnya Surat dari Matahari (Komodo Books) terbit April 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s