Bulu-Bulu Bintang Cemburu Warna Matamu

Standar

Untuk Ayahanda Abdul Gani Djalil

genangan rindu ambyar di haribaan bumi
lesap ke angin dalam rengkuhan matahari

engkau berumah di atas sajadah
berlayar di dalam gelombang rakaat
menanam doa-doa dan menjernihkan air mata
bila tikaman jam menancap di daging waktu
engkau bangkit di atasnya
memandang ke hulu cahaya
ada senja terhidang malam berlinang
dan jari-jari angin
menangkap longsoran usiamu
kaki-kaki hujan
menyusuri kanal lukamu
menggandengnya ke telaga cahaya
mencuci perihmu memastikan usiamu

bulu-bulu bintang cemburu warna matamu
mencurinya menjadi cahaya menjadi cakrawala
tangan-tangan rembulan menangisi kepalamu cerlang
mengabadikannya jadi purnama cemerlang

kudapati engkau di kamar memar
menempa batu binar, karena hidup didegupkan seribu sinar
jangan silau satu rayu

o, serumpun awan menyimpun genangan
genangan rindu
serimbun hujan gugur menjadi kenangan
kenangan hubbu

malam demi malam disibak kian demi kian
lelap di rangkuhan sajadah
dan bulu-bulu usia
mengelus mimpimu mengecup ubanmu
membiarkan nafasmu berhembus
di alun-alun firdaus.

Kendari, 2010

About syaifuddingani

SYAIFUDDIN GANI lahir di Kampung Salubulung, Mambi, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, September 1978. Bergiat di Teater Sendiri Kendari. Sajak-sajaknya dimuat diberbagai majalah sastra, Koran, dan antologi bersama. Bulan Agustus 2009, mengikuti Perogram Penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) bidang Esai. Bekerja di Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Memiliki istri dan satu anak yang dicintai. Email: om_puding@yahoo.com dan HP 081341677013.Kumpulan sajak tunggalnya Surat dari Matahari (Komodo Books) terbit April 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s